Jika Anda sering membaca koran, mungkin tak asing bagi Anda dengan iklan advertorial. Iklan advertorial kerap digunakan oleh para pelaku usaha untuk mengenalkan usahanya.
Lalu apa sebenarnya iklan advertorial itu? Bagaimana cara membuatnya? Dalam artikel ini akan dijelaskan secara tuntas. Jadi, simak sampai habis.
Pengertian Iklan Advertorial
Iklan advertorial adalah salah satu gaya beriklan yang memakai gaya jurnalistik yang membahas suatu usaha. Karena penulisan dengan gaya jurnalistik maka promosi yang disampaikan cukup halus.
Penulisan iklan advertorial persis seperti penulisan berita dengan menggunakan teknik piramida terbalik. Selain itu penulisan iklan advertorial juga memperhatikan 5W+1H yang tak boleh luput dalam pemberitaan.
Sederhananya, iklan advertorial adalah iklan yang disajikan dalam bentuk berita yang mendorong pembaca untuk mengenal sebuah brand dan menarik orang lain untuk menggunakan produk dan jasanya. Itulah alasan mengapa iklan advertorial ini dianggap iklan yang cukup halus.
Jika iklan advertorial ada di antara berita-berita yang ada, pembaca mungkin agak sulit untuk membedakan mana berita dan yang mana iklan advertorial.
Meski begitu, media koran selalu memberi tanda pada iklan advertorial dengan kode adv yang berarti advertorial. Ini adalah tanda yang diberikan untuk membedakan antara berita dan advertorial. selain itu sebagian media berita juga memberi tanda βiklanβ pada bagian atas judul advertorial.
Fungsi dan Tujuan Iklan Advertorial
Iklan advertorial sebagaimana iklan pada umumnya, ditulis dan digunakan untuk menginformasikan suatu brand, produk atau jasa dengan maksud agar orang lain menjadi tertarik pada brand, produk atau jasa yang kelak akan menjadi konsumen.
Namun ada perbedaan tegas antara iklan advertorial dengan iklan pada umumnya. Iklan advertorial ditulis menggunakan pesan yang sangat halus semirip mungkin dengan penulisan berita.
Namun penulisan advertorial tak hanya berfokus pada informasi saja namun juga harus mampu menarik perhatian dan meyakinkan para pembaca.
Harapannya para pembaca menjadi sadar tentang keunggulan suatu brand, produk, atau jasa dan memunculkan kebutuhan pembaca untuk memilikinya.
Jenis Iklan Advertorial
Berdasarkan materinya, iklan advertorial dapat dibedakan menjadi tiga yaitu iklan advertorial produk, jasa, pemerintah, dan perusahaan.
1. Iklan Advertorial Produk
Sebagaimana namanya, iklan advertorial produk adalah iklan yang membahas mengenai produk tertentu yang hendak dikenalkan kepada masyarakat luas.
Penulis mengangkat suatu topik terkait dengan produk tersebut seperti kualitas, jenis, diferensiasi dengan produk lain, dan lainnya.
Jika sebuah perusahaan hendak mengenalkan produk baru biasanya mereka membuat iklan advertorial supaya informasi tentang produk yang baru diluncurkan dikenal luas di masyarakat.
2. Iklan Advertorial Jasa
Tak hanya produk barang saja, jasa juga dapat dibuatkan iklan advertorialnya. Contohnya saat Shopee Express dikenalkan ke masyarakat, mereka menggunakan iklan advertorial untuk mengenalkan layanan baru mereka tersebut. Layanan Shopee Express pun sukses menjalankan iklan advetorialnya.
3. Iklan Advertorial Perusahaan
Iklan advertorial perusahaan agak berbeda dengan yang sebelumnya. Jika advertorial produk dan jasa dibuat untuk menggerakan pembaca untuk mencoba produk atau jasa atau membangun brand, iklan advertorial perusahaan dibuat untuk membahas sebuah perusahaan.
Perusahaan ini bisa berupa perusahaan swasta atau pemerintah. Iklan advertorial perusahaan biasanya menyajikan informasi berupa kegiatan-kegiatan dan acara yang diselenggarakan oleh perusahaan tersebut.
4. Iklan Advertorial pemerintah
Iklan advertorial pemerintah sama seperti iklan advertorial perusahaan, hanya saja yang menjalankan iklan advertorial ini adalah sebuah instansi pemerintahan. Informasi yang diberikan banyak berupa seruan, himbauan, atau kegiatan yang sedang atau akan berlangsung.
Struktur Penulisan Iklan Advertorial
Iklan advertorial adalah iklan yang bentuknya menyerupai struktur penulisan berita. Sebuah iklan advertorial dapat dibagi menjadi tiga bagian atau struktur yang menyatukan semuanya menjadi satu kesatuan.
1. Pembuka
Intro adalah salah satu aspek terpenting dalam iklan advertorial yang menentukan apakah iklan advertorial dapat bekerja dengan baik atau tidak. Hal ini karena kebanyakan orang hanya membaca paragraf awalsaja. Jika paragraf awal tidak menarik maka orang tak akan melanjutkan untuk membaca.
Oleh sebab itu pembuka yang baik harus menarik perhatian, mengejutkan, mendorong rasa ingin tahu, dan menggugah daya khayal pembaca agar para pembaca terdorong untuk membacanya.
2. Tubuh Tulisan
Tubuh atau isi tulisan berisi rincian informasi inti yang hendak disampaikan kepada pembaca. Dalam menulis tubuh tulisan ini, terdapat beberapa cara penulisan berikut diantaranya:
1. Blok, Setiap paragraf berisi informasi baru yang berdiri sendiri.
2. Tematik, setiap paragraf dalam tulisan berisi penjelasan dari paragraf yang ada pada bagian pembuka/ pendahuluan.
3. Spiral, yaitu setiap paragraf adalah rincian informasi yang menjelaskan paragraf sebelumnya.
4. Penutup
Pada bagian penutup sangat berbeda-beda antar satu iklan advertorial dengan iklan advertorial lainnya. Penutup haruslah dijadikan sebagai antiklimaks dari informasi yang disampaikan.
Trik Mudah Membuat Iklan Advertorial
Bagi sebagian orang, menulis iklan advertorial tidaklah mudah terutama bagi mereka yang jarang menulis. Namun sebenarnya menulis iklan advertorial tidaklah sulit. Berikut trik yang bisa dilakukan:
1. Buat Kerangka Penulisan
Menulis begitu saja tanpa kerangka penulisan sangatlah sulit. Oleh sebab itu, buatlah terlebih dahulu kerangka penulisan yang nantinya menjadi acuan dalam menulis iklan advertorial.
Penulisan kerangka ini dengan membuat daftar apa saja yang akan disampaikan dalam tulisan. Buat beberapa draft kerangka penulisan bandingkan satu dengan yang lain dan perbaiki hingga kerangkanya cukup bagus.
2. Penulisan
Jika Anda sudah mempunyai kerangka penulisan iklan advertorial yang lengkap maka seharusnya langkah penulisan menjadi jauh lebih ringan. Namun jika memang Anda merasa tetap sulit dalam menulis, lupakan sejenak tentang penulisan paragraf yang benar, KBBI, dan ejaan yang benar. Tulis saja terlebih dahulu.
3. Editing
Jika Anda mengikuti saran diatas Anda mungkin mendapatkan banyak inspirasi menulis namun hasil tulisan cukup berantakan. Namun tak perlu khawatir karena di tahap editing ini Anda perlu merevisi dari tulisan yang telah Anda buat sebelumnya.
Jika hasil tulisan iklan advertorial Anda masih dirasa kurang atau jelek, maka ulangi langkah 2 dan 3 hingga Anda mendapatkan iklan advertorial sempurna yang Anda inginkan.
3. Menentukan Judull
Judul menjadi pemain utama apakah iklan advertorial akan berhasil atau gagal. Jika judul gagal menarik perhatian maka sebagus apapun isinya, tak akan dibaca. Oleh sebab itu penting bagi Anda untuk memastikan judul yang digunakan sudah tepat.
Judul harus jelas, menarik, menggugah pembaca, dan dapat mewakili dari isi tulisannya.
Untuk menulis judul yang tepat, tulislah beberapa daftar judul yang dapat digunakan, lalu pilih salah satu yang paling menarik.
Kesimpulan
Iklan advertorial adalah iklan yang ditulis mengikuti kaidah penulisan jurnalistik. Tujuannya adalah untuk menginformasikan mengenai produk, jasa, perusahaan atau instansi pemerintah. Iklan advertorial memiliki tiga struktur utama yaitu pembuka, isi, dan penutup.
Jasa Digital Marketing
π Terakhir diperbarui: pukul 3:57 pm